Apa Warna Dunia?
Duhai malangnya engkau wahai anak muda
Sebagai manusia terbuai kebusukan dunia
Hanyut oleh arus deras sosial media
Mereka tidak sadar bahwa dirinya tak sadar
Ketika “standar” telah menjadi rantai pengekang kebebasan
Menghilangkan arah menutup pandangan
Membiaskan makna hidup menjadi tanpa tujuan
Dimanakah daya tarik keberagaman menghilang?
Seniman telah merelakan impian karya yang diinginkannya
Terpaksa membiarkan orang lain memberikan warna
Kini seisi dunia terlihat sama
PENGIRIM: LICHA




.png)