Pojok bahasa jurnalistik

 Pojok Bahasa jurnalistik

Makanan Bergizi

 Bahasa Arab Bahasa Inggris

Bergizi: مغذية. Bergizi: Nutritious

Makanan: طعام Makanan: Food

Sayur: نباتي. Sayur: vegetable

Buah: الفاكهة. Buah: Fruit

Daging: لُبّ، لَحْم. Daging: meat

Telur: بَيْضَةٌ. Telur: egg

Ikan: سمك. Ikan: fish

Susu: لَبُوْنَة. Susu: milk

  Kalimat

 Makanan Bergizi

 •Saya memakan makanan bergizi: I eat nutritious food

 •Saya akan makanan sehat: I will healthy food:

•Saya makan sayur lebih banyak: I eat more vegetables

•Saya membeli buah di supermarket: I bought fruit at the supermarket

•Saya ke restoran untuk makan daging: I go to a restaurant to eat meat

•Saya memasak satu butir telur: I cook one egg

•Saya membeli ikan di pasar: I bought fish at the market

•Saya meminum susu segar: I drink fresh milk

PEMBUAT: LICHA 

PENGIRIM: LICHA


    

Cerpen Ray dan Kota Pinevelle

      Cerpen Ray dan Kota Pinevelle 

Kota Pineville, tinggallah dua sahabat bernama Ray dan Nuryono. Mereka berteman sejak kecil. Waktu itu orang tua Ray datang ke kota Pineville untuk bekerja, sedari kecil Ray hidup di Kota Pineville tanpa pernah mengunjungi kota asalnya, tempat dia dilahirkan.

Kota Pineville dikenal sebagai kota kecil. Meskipun begitu kota Pinevelle juga dikenal warganya yang memiliki pola hidup sehat, mereka sadar betapa pentingnya pola hidup sehat untuk kehidupan.

Suatu ketika orang tua Ray mendapat kabar bahwa kakek Ray meninggal, maka dari itu Ray sekeluarga pergi untuk melayat keluar kota untuk beberapa minggu.

Tiga minggu kemudian, Ray dan keluarganya kembali dari luar kota, namun ada yang berbeda dari Ray. Ia nampak lebih berisi dari sebelumnya dan terlihat lebih lesu dan malas dari yang dulu. Nuryono mendapati Ray seperti itu, sang sahabat merasa khawatir pada kondisinya.

“Hey Ray, ada apa dengan tubuhmu itu? Kau tampak lebih lesu dari biasanya.” Ucap Nuryono khawatir. Ray, tidak seperti biasanya, ia nampak kesal.

“Memang kenapa? Tidak ada yang salah denganku, kalau kamu ke sini hanya untuk ceramah seperti orang tua, lebih baik kau pergi saja!” Ucap Ray penuh emosi, nampaknya, lingkungan di luar Kota Pineville membawa pengaruh buruk untuk Ray.

Benar saja, Ray telah mengonsumsi junkfood di luar Kota Pineville, ini membuat tubuh Ray menjadi tidak sehat. Hal ini diketahui Nuryono ketika ia bertanya pada orang tua Ray. Nuryono sangat khawatir pada kondisi sahabatnya itu, ia tidak ingin sahabatnya menjadi seseorang yang sakit-sakitan.

Beberapa minggu kemudian, Ray masuk rumah sakit, dokter memberitahu bahwa ia menderita diabetes dan obesitas karena terlalu sering makan junkfood. Meskipun Ray telah kembali ke Kota Pineville, ia kecanduan junkfood sehingga membuatnya gemuk. Ia pun mulai tersadar tentang kesehatan pola hidup, terutama pola makan.

Nuryono sang sahabat, tidak segan-segan membantu Ray agar menjadi sehat kembali. Meskipun sempat dibentak oleh Ray, Nuryono tidak pernah marah dan selalu membimbing kawannya menjadi lebih baik

✩ ۫ ⸼ ࣪Penulis: M aditya

˚ . ੭ৎ Pengirim: Naura ꕮ

    

Artikel healthy food

 What Does Healthy Food Mean?

Setiap manusia pasti membutuhkan makanan bergizi, makanan bergizi itu sangatlah penting untuk kesehatan tubuh kita. Kesehatan tubuh manusia juga bisa didapatkan dari segi pola makan yang dikomsumsi. Nah, jadi apa itu makanan bergizi? Makanan bergizi adalah suatu makanan yang memiliki nilai gizi yang seimbang seperti vitamin, mineral, karbohidrat, protein, lemak, kalsium, serat, dan air. 

Apa dampaknya bila tidak mengkonsumsi makanan sehat? Seperti halnya junkfood, yakni burger, kebab, mi instan, boba, dan sebagainya perlu dihindari. Bila tidak mengkonsumsi makanan bergizi seperti buah, sayur, dan lain sebagainya yang memiliki nilai gizi seimbang, salah satu akibatnya yaitu meningkatkan resiko diabetes, Lemas, Pusing, mengganggu kesehatan tubuh. 

Oleh sebab itu, jika kita terbiasa makan makanan bergizi itu akan memungkinkan tubuh untuk menetralkan pankreas yang berfungsi mengatur kadar gula darah dan empedu yang bisa menetralkan lemak yang dikonsumsi. Sehingga tubuh tidak mudah gemuk, dan memungkinkan untuk mendapatkan kesehatan tubuh yang sehat dan idealis. Mau sehat? Atur pola makanmu dengan makan makanan bergizi!

Pengirim: Lisa imup 

Penulis: Hasna Nailal Wafa, Nurul Tsalsalisah, Nabila Zahra Aulia

    

ARTIKEL: Self Healing dalam Kajian Islam

 Self Healing dalam Kajian Islam

Tema self healing saat ini banyak sekali diperbincangan oleh generasi muda baik di dunia nyata maupun dunia maya. Self healing merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses penyembuhan diri dari ketidaknyamanan hati yang sebabkan oleh tekanan, kecemasan, kegagalan, kekecewaan, serta sebuah upaya untuk mencari ketenangan dan kenyamanan batin. Kegagalan, putus asa, dan stress merupakan sebuah hal yang tak akan pernah lepas dari sisi manusia. Proses seseorang dalam menghadapi sebuah hambatan tersebut tentulah akan berbeda-beda tergantung pada ketahanan dan cara mereka dalam mengelola stress. Self healing merupakan salah satu diantara sekian banyak cara manusia dalam menghadapi tekanan yang ada.

Fakta dilapangan memperlihatkan akan banyaknya kesalahan seseorang dalam mencoba untuk melakukan self healing, seperti belanja dan makan secara berlebihan, pergi ke tempat-tempat yang tidak memberikan manfaat, dan lain sebagainya. Dalam Islam sendiri telah memberikan beberapa cara bagi manusia untuk melakukan self healing seperti membaca Al-Qur’an, Shalat, Dzikir dan lainnya.

Al-Qur’an bisa menjadi obat bagi fisik dan jiwa manusia. Salah satu surat yang dapat menjadi obat adalah surat Al-Fatihah (Lestari, 2018). Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat: 82 yang berbunyi “Dan kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an) hanya akan menambah kerugian.”

Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh Taufik, dkk (2023) menunjukkan jika orang-orang yang setelah membaca dan mendengarkan Al-Qur’an merasakan ketenangan dan damai dalam diri. Hal tersebut menunjukkan bahwa Al-Qur’an menghadirkan pengaruh positif bagi orang-orang yang membaca dan mendengarkannya.

Ketenangan yang hadir setelah membaca Al-Qur’an dapat menjadi salah satu cara manusia modern dalam menghadapi segala tekanan yang terus berdatangan setiap hari. Dengan membiasakan diri untuk membaca atau sekedar mendengarkan bacaan Al-Qur’an dapat menjadi alternatif seseorang untuk melakukan self healing dengan cara yang baik, tidak menyimpang dari hukum agama dan sosial.

DAFTAR PUSTAKA

Lestari, Fuji. (2018). "The Qur'an and Healing (Study of the Living Qur'an on the Practice of Alternative Medicine at Menongso workshop in Jaten Hamlet, Pedurungan Tengah Village, Pedurungan District, Semarang)." Faculty of Ushuluddin and Humanities, Walisongo State Islamic University,. Taufik, M. R., Syahirah, N., Alya, P.N.A. (2023). Journal Islamic Education. Vol. 1, No. 4. “Dan kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an) hanya akan menambah kerugian.”

https://maryamsejahtera.com/index.php/Education/index


PENGIRIM: LICHA


    

Puisi: Tanya Heran Penduduk Kayangan

Tanya Heran Penduduk Kayangan

Bukankah telah Tuhan sediakan,

Hidangan yang baik bagimu?

Mengapa kau berpaling,

Dan berjalan menuju kenikmatan fana pemanis itu,

Juga kelezatan bau sangit karsinogen

menjadi bom waktu

dan akan merusak tubuhmu?


Bumi ratusan kali padang mahsyar

menunggumu berlari di atasnya

Seluruh jaringan otot mengharap untuk dilukai 

dan berkembang

Mengapa kau hanya memanjakan tubuhmu

dan mambuang waktu,

dengan rebah sepanjang hari?

Ketahuilah, kau sedang merugi


Ia menutup siang dengan malam

memberimu waktu lepaskan jiwamu sejenak

Juga membersihkan ragamu

Untuk apa kau menukar siang dan malam

Sedang telah Ia ciptakan waktu sedemikian rupa?

Penulis: ( Kemal )

( Pengirim: Hasna )

    

PUISI: WARNA DUNIA


 Apa Warna Dunia?

Duhai malangnya engkau wahai anak muda

Sebagai manusia terbuai kebusukan dunia

Hanyut oleh arus deras sosial media

Mereka tidak sadar bahwa dirinya tak sadar

Ketika “standar” telah menjadi rantai pengekang kebebasan

Menghilangkan arah menutup pandangan

Membiaskan makna hidup menjadi tanpa tujuan

Dimanakah daya tarik keberagaman menghilang?

Seniman telah merelakan impian karya yang diinginkannya

Terpaksa membiarkan orang lain memberikan warna

Kini seisi dunia terlihat sama

PENGIRIM: LICHA