Self Healing dalam Kajian Islam
Tema self healing saat ini banyak sekali diperbincangan oleh generasi muda baik di dunia nyata maupun dunia maya. Self healing merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses penyembuhan diri dari ketidaknyamanan hati yang sebabkan oleh tekanan, kecemasan, kegagalan, kekecewaan, serta sebuah upaya untuk mencari ketenangan dan kenyamanan batin. Kegagalan, putus asa, dan stress merupakan sebuah hal yang tak akan pernah lepas dari sisi manusia. Proses seseorang dalam menghadapi sebuah hambatan tersebut tentulah akan berbeda-beda tergantung pada ketahanan dan cara mereka dalam mengelola stress. Self healing merupakan salah satu diantara sekian banyak cara manusia dalam menghadapi tekanan yang ada.
Fakta dilapangan memperlihatkan akan banyaknya kesalahan seseorang dalam mencoba untuk melakukan self healing, seperti belanja dan makan secara berlebihan, pergi ke tempat-tempat yang tidak memberikan manfaat, dan lain sebagainya. Dalam Islam sendiri telah memberikan beberapa cara bagi manusia untuk melakukan self healing seperti membaca Al-Qur’an, Shalat, Dzikir dan lainnya.
Al-Qur’an bisa menjadi obat bagi fisik dan jiwa manusia. Salah satu surat yang dapat menjadi obat adalah surat Al-Fatihah (Lestari, 2018). Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat: 82 yang berbunyi “Dan kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an) hanya akan menambah kerugian.”
Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh Taufik, dkk (2023) menunjukkan jika orang-orang yang setelah membaca dan mendengarkan Al-Qur’an merasakan ketenangan dan damai dalam diri. Hal tersebut menunjukkan bahwa Al-Qur’an menghadirkan pengaruh positif bagi orang-orang yang membaca dan mendengarkannya.
Ketenangan yang hadir setelah membaca Al-Qur’an dapat menjadi salah satu cara manusia modern dalam menghadapi segala tekanan yang terus berdatangan setiap hari. Dengan membiasakan diri untuk membaca atau sekedar mendengarkan bacaan Al-Qur’an dapat menjadi alternatif seseorang untuk melakukan self healing dengan cara yang baik, tidak menyimpang dari hukum agama dan sosial.
DAFTAR PUSTAKA
Lestari, Fuji. (2018). "The Qur'an and Healing (Study of the Living Qur'an on the Practice of Alternative Medicine at Menongso workshop in Jaten Hamlet, Pedurungan Tengah Village, Pedurungan District, Semarang)." Faculty of Ushuluddin and Humanities, Walisongo State Islamic University,. Taufik, M. R., Syahirah, N., Alya, P.N.A. (2023). Journal Islamic Education. Vol. 1, No. 4. “Dan kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an) hanya akan menambah kerugian.”
https://maryamsejahtera.com/index.php/Education/index
PENGIRIM: LICHA




.png)